Untitled

YK (baca: Yogyakarta) apa yang membuat Kota ini selalu istimewa dan selalu ada alasan buat sebagian besar wisatawan untuk kembali mengunjungi Kota ini?

Alasan pertama yang sangat masuk akal adalah suasana YK yang hadir dari keramahan warganya mulai dari penjuru kota hingga ke pelosok pedalaman.

Alasan kedua adalah warisan budaya yang sekaligus menjadi objek pariwisata, sebut saja Taman Sari, Candi Prambanan, Keraton, Pasar Beringharjo, dll. Tapi yang tak kalah eksotisnya adalah wisata alamnya dari mulai pantai, gua hingga pegunungan yang cukup lengkap tersedia di YK.

Selanjutnya, serupa dengan Bandung dunia industri kreatif di YK terus tumbuh dan ini jelas menjadi magnet bagi wisatawan untuk tetap menjadikan YK sebagai destinasi untuk berlibur.

Alasan berikutnya adalah kebijakan pemerintah yang dibuat di YK. Salah satu yang begitu terasa ketika mengunjungi YK adalah mengenai transportasi yang diaplikasikan pada sarana umum berupa Trans Jogja. Program Pemerintah ini tergolong cerdas menurut gue, kenapa?

Bayangkan saja selain bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum sehingga kepadatan lalu lintas dapat dikurangi.
Disisi lain Trans Jogja menerapkan Bus Rapid Transit yang dicanangkan oleh Dinas Perhubungan. Trans Jogja menghubungkan titik-titik penting yang ada di kota YK, seperti kampus-kampus, terminal, bandara, stasiun, objek wisata dan lain-lain dengan biaya yang terjangkau.
Sudah jelas ini memudahkan bagi para backpacker yang memang hendak menghabiskan waktu liburannya di YK.
Bisa dibilang sharing gue kali ini adalah sedikit oleh-oleh dari liburan indie minggu lalu yang sempat berkunjung ke YK.

Sempat gue membayangkan transportasi di Bandung serupa dengan apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota YK. Menyenangkan pastinya tapi lupakan sejenak tentang Bandung dan Walikotanya yang kece dengan gebrakan visionernya.

Gue sendiri di Kota Bandung adalah pendatang. KTP asli gue dulu adalah Bandung coret a.k.a Kabupaten Bandung. Tapi setelah terjadi pemekaran (gue harap bukan menjadi lahan bagi-bagi jabatan semata!) sekitar tahun 2007/2008 dan dilantiknya Drs. H. Abubakar, M.Si sebagai Bupati terpilih Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat itu dan hingga kini beliau menjabat belum ada kebijakan pemerintah atau pembangunan infrastruktur yang begitu terasa buat gue pribadi dan gue yakin dirasakan pula oleh warga KBB lainnya.

Gunung dijadikan lahan tambang, ruang publik nyaris tidak ada untuk warga, sektor pariwisata kurang dieksplorasi, tampaknya muda-mudi KBB harus mulai kritis atas keadaan ini!

Melihat perbandingan antara YK dan KBB memang jauh perbedaannya. Tapi andai saja pejabat-pejabat di pemerintah KBB mampu dan ingin membuat skala prioritas guna membuat KBB jauh lebih baik dari sisi tata kota, sumber daya manusia, kearifan lokal budayanya, ataupun pendapatan dari sektor pariwisata. Setidaknya akan mampu mensejajarkan dengan Kota Bandung.

Minggu kemaren gue baru aja ke Padalarang kemudian penasaran dengan tempat yang lagi happening di IG @explorebandung, langsung aja gue arahin motor ke Stone Garden. Singkat cerita biaya yang dikenakan untuk berkunjung kesana idr 6k (masing-masing 3k untuk parkir dan masuk objek Stone Garden).

Bukan maksud menyudutkan pihak Dinas Kepariwisataan KBB, mungkin kalo ngga ke explore dari IG pihak berwenang belum akan turut untuk membantu memberikan bantuan baik berupa infrastruktur ataupun publikasi.

Sempat gue tanya-tanya sama pihak pengelola di Stone Garden, “sudah sempat ada obrolan dari pihak Pemkab untuk membantu tapi bentuk konkretnya belum tahu persis seperti apa dan kapan realisasinya”.

“Selama ini memang masih dikelola swadaya oleh masyarakat sekitar” tambahnya. Yang jadi ketertarikan gue saat berkunjung di Stone Garden ini adalah pengelola yang turun langsung dilapangan menggunakan id card dan juga adat khas sunda. Selain itu berinisiatif menyediakan petugas kebersihan.

Seperti biasa yang menjadi concern buat gue adalah sampah. Ada tipe pengunjung yang datang hanya untuk sekedar photo, kemudian upload di media sosial IG, Path, Tumblr, dll. Beres. Sementara dia lupa bawa snack, soft drink yang setelah dikonsumsi sampahnya ditinggalkan begitu saja!

Tanpa maksud menyudutkan salah satu pihak ataupun yang lainnya postingan ini adalah bentuk kejenuhan pribadi yang gue rasakan di lingkungan wilayah KBB.

IMG_1012-0

IMG_1019-0

IMG_1031-0

Processed with VSCOcam with hb2 preset

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s