True Love

Pastinya pernah kan sekali waktu iseng liat phone book di smart phone atau sekedar ngecek followers di twitter ?

Biasanya sih dari skrol-skrol di phone book atau twitter menghasilkan sesuatu yang awesome.🙂

Ngga ada salahnya juga ngecekin kaya gitu. Ada saat dimana muka lo akan menampilkan ekspresi yang unik ketika melihat deretan nama-nama yang ada di phone book atau di followers. Entah itu tersenyum, atau drastis berubah ketus. Dan gue yakin dari deretan nama-nama tersebut punya cerita sendiri-sendiri.

Nah, kalo dari followers gue sangat tertarik sama akun yang satu ini.

image

(Lihat Followers paling atas)

Dini ini teman sekelas gue di SMA tepatnya saat kelas 12. Tanpa pikir panjang gue pun kepo-in twitter si Dini.

Melihat profil twitternya kalimat pertama yang gue ucap adalah “Si Kampret, Gokil” lalu tertawa puas. Dini dan Diaz ini satu alasan kenapa gue kangen masa-masa SMA. Sebenernya Dini & Diaz punya saingan yang ngga kalah gokil di zamannya. Mereka adalah Nicky dan Fauzyah.
Nicky & Dini satu kelas sama gue di IPS 3. Sedangkan pasangan mereka berada di kelas yang sama pula di IPA 4.

Sayangnya tak lama setelah lulus SMA Nicky & Fauziah tidak bisa mempertahankan julukan “couple of the year” yang gue kasih karena cinta Nicky di khianati Fauziah.😦

image

image

(Tampilan Profil Twitter Dini & Diaz)

Buat gue pribadi & salah satu teman (Irhan) melihat kisah cinta Dini-Diaz & Nicky-Fauziah adalah sebuah fenomena yang langka saat SMA dulu (circa 2004-2007).

Ini semakin menjadi ketika mereka menginjak kelas 12.

Gue dan Irhan selalu meledek Nicky & Dini saat dikelas. Ya, itulah mengapa kami terpilih sebagai Ketua Murid dan Wakilnya. Kompak.

Mungkin kalimat yang tepat untuk menggambarkan sikap gue & Irhan adalah “IRI HATI” karena mempunyai track record yang kurang baik dibandingkan kisah cinta Dini & Nicky.

Nicky adalah sosok pria yang sangat sangat sangat cool, namun terkadang dari sikapnya itulah banyak dari kami khususnya teman laki-laki di IPS 3 yang tidak menyukainya. Terlalu sangat sangat sangat lebay.🙂

Tapi Nicky gue akui cowo yang sangat sangat sangat perhatian. Pernah di hari senin yang cerah setelah pelajaran Matematika, teman-teman beranjak meninggalkan kelas untuk istirahat. Tapi Nicky tak beranjak dari tempat duduknya dengan sebuah kotak diatas meja yang terbungkus plastik didalamnya.

Maksud baik hati gue & Irhan sebagai pejabat yang bertanggung jawab di IPS 3 untuk mengajak pula Nicky istirahat.

Masih ingat betul saat itu Nicky berucap seperti ini. “Sok tiheula we Jon-Pu, urang mah nungguan IPA 4 kaluar”

20 menit kemudian gue dan Irhan melewati Kelas IPA 4, dan tak sengaja melihat Nicky dan Fauziah sedang makan pada satu tempat yang sama, yang gue tahu betul itu adalah tempat nasi yang dibawa Nicky.

Gue pun berlalu seraya berkata “EMO” diikuti suara tawa Irhan.

Tak kalah lebaynya, Diaz pun demikian yang terkadang perilakunya terhadap Dini ngga masuk dalam akal sehat gue.

Diaz ini terlihat seperti body guardnya Dini. Dimana ada Dini disitu ada Diaz.

Entah apakah Diaz menunggu pula ketika Dini sedang berada di toilet.

Bahkan ketika Dini sedang dengan teman-teman satu geng’nya yang jelas-jelas perempuan semua, Diaz tetap bersama Dini.

Pernah gue memergoki hal yang sangat absurd buat pasangan ini. Pagi itu mungkin untuk pertama kalinya selama 3 tahun bersekolah di SMAN 1 Cimahi gue datang jam 6.30 pagi. Hanya ada beberapa teman di kelas saat itu, lalu tak lama Dini datang dan berkumpul dengan teman perempuan yang lainnya.

Diluar kelas gue mendapati sosok Diaz yang mengintip & mencari sosok pujaan hatinya. Dini. Lalu menyelinap masuk dan ikut bergabung bersama Dini.

Anehnya Diaz tetap anteng disamping Dini walaupun Dini lagi asik ngobrol sama teman-temannya dan Diaz itu ngga diajak ngobrol. Beneran. Gue pun heran spesies macam apa Diaz itu.

Untuk Diaz dan Dini Irhan menjulukinya “everlasting love”🙂

Sepanjang tahun terakhir di SMA, gue dan Irhan punya tempat favorit ketika istirahat. Biasanya kita nongkrong di depan ruang Wakasek sambil membaca Majalah Dinding.

image

(Ruang Wakasek SMAN 1 Cimahi)

Dari tempat duduk di depan Wakasek ada lapangan Badminton dan kelas IPA 4 dilantai 2 yang merupakan tempat paling jelas terlihat dari sisi manapun dari SMAN 1 Cimahi.

Disitulah hampir sepanjang tahun seluruh orang bisa melihat Nicky & Fauzy menghabiskan jam istirahat bersama sembari menyantap gorengan (2 rebueun-campur tapi tong di huwian).🙂

Lagi, Irhan menjuluki mereka berdua dengan istilah lainnya “Love is Blind”.🙂

Sayang saat ini Nicky & Fauziah tak lagi bersama, andaikan mereka berjodoh pasti anak mereka akan lucu seperti kisah cinta mereka yang selalu dipamerkan setiap jam istirahat tiba.

Walapun sekarang ini gue ngga bisa melihat Diaz & Dini pacaran secara langsung seperti saat di SMA dulu. Tapi gue bisa melihat romantisme mereka di Timeline yang kadang menggelikan.🙂

image

image

image

image

(Beerapa mention Dini yang ditujukan untuk Diaz)

image

image

image

image

image

image

Tau banget apa yang mereka pikirkan dari beberapa tweet ini.
(Salah satu dari mereka nemu quotes yang romantis lalu berkata: Kita banget ya. Lalu salah satu dari mereka me-retweet satu sama lain)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s